Untuk Anak dan Istri
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
"Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa."
QS. Al-Furqan [25]: 74
Berlindung Dari Keburukan Tetangga, Pasangan, Anak, Harta Dan Teman Dekat
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ جَارِ السُّوْءِ، وَمِنْ زَوْجٍ تُشَيِّبُنِيْ قَبْلَ المَشِيْبِ، وَمِنْ وَلَدٍ يَكُوْنُ عَلَيَّ رَبًّا، وَمِنْ مَالٍ يَكُوْنُ عَلَيَّ عَذَابًا، وَمِنْ خَلِيْلٍ مَاكِرٍ عَيْنُهُ تَرَانِيْ، وَقَلْبُهُ يَرْعَانِيْ، إِنْ رَأَى حَسَنَةً دَفَنَهَا، وَإِذَا رَأَى سَيِّئَةً أَذَاعَهَا
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari tetangga yang buruk, dan dari pasangan yang membuatku beruban sebelum waktunya, dan dari anak yang menguasaiku, dan dari harta yang menjadi azab atasku, dan dari teman dekat pembuat makar, matanya melihatku sedang hatinya mengawasiku, jika ia melihat kebaikan pada diriku maka ia menyembunyikannya, dan jika ia melihat keburukan maka ia menyebarkannya".
HR. Thabrani dalam Ad-Du'a, 3: 1425, no. 1339
Agar Diri dan Keluarga Tetap Mendirikan Shalat (Nabi Ibrahim)
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاَةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ
"Ya Rabb-ku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku."
QS. Ibrahim [14]: 40
Berlindung dari Memiliki Anak Durhaka
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ وَلَدٍ يَكُوْنُ عَلَيَّ رَبًّا
"Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari memiliki anak durhaka (seakan-akan dia adalah majikanku, dan aku adalah budaknya)."
HR. at-Thobaroni dalam ad-Du'aa no. 1339. Lihat Silsilah al-Ahadits ash-Shohihah no. 3137 (Doa Yang Harus Ku Panjatkan Setiap Hari hal. 79-80)
Agar Anak Dicintai Orang yang Beriman
اَللَّهُمَّ حَبِّبْ أَوْلَادَنَا إِلَى عِبَادِكَ الْمُؤْمِنِيْنَ، وَحَبِّبْ إِلَيْهِمُ الْمُؤْمِنِيْنَ
"Ya Allah buat anak-anak kami dicintai oleh hamba-hamba-Mu yang beriman, dan jadikan anak-anak kami mencintai orang-orang yang beriman juga."
Diqiyaskan dari HR. Muslim no. 2491 tentang doa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kepada Abu Hurairah dan ibunya, radhiyallahu 'anhuma (Doa Yang Harus Ku Panjatkan Setiap Hari hal. 112)
Agar Anak Terhindar dari Perbuatan Maksiat
اَللَّهُمَّ اقْسِمْ لِأَوْلَادِنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا يَحُوْلُ بَيْنَهُمْ وَبَيْنَ مَعَاصِيْكَ
"Ya Allah anugerahkan kepada anak-anak kami rasa takut yang bisa menjadi dinding pemisah antara mereka dan kemaksiatan kepada-Mu."
Diqiyaskan dari HR. At-Tirmidzi 3502. Lihat Shahih Jami' Shaghir 1268 (Doa Yang Harus Ku Panjatkan Setiap Hari hal. 138-139)
Agar Anak Mendapatkan Rezeki yang Melimpah
اَللَّهُمَّ صُبَّ عَلَى أَوْلَادِنَا الْخَيْرَ صَبًّا، وَلَا تَجْعَلْ عَيْشَهُمْ كَدًّا كَدًّا
"Ya Allah tuangkanlah harta yang banyak untuk anak-anak kami, dan jangan jadikan kehidupan mereka penuh dengan kesusahan finansial."
Diqiyaskan dari HR. Ahmad no. 19784. Doa Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam kepada istri dari Julaibib. Hadits ini dinilai shahih oleh Ibnu Abdil Barr dalam al-Isti'ab 1/273 (Doa Yang Harus Ku Panjatkan Setiap Hari hal. 136-137)
Agar Anak Tidak Menjadikan Dunia Sebagai Tujuan Utama
اَللَّهُمَّ لَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّ أَوْلَادِنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِهِمْ
"Ya Allah jangan pernah jadikan dunia sebagai cita-cita dan prioritas tertinggi anak-anak kami, dan jangan jadikan dunia sebagai batas ilmu mereka."
Diqiyaskan dari HR. At-Tirmidzi 3502. Lihat Shahih al-Jami' 1268 (Doa Yang Harus Ku Panjatkan Setiap Hari hal. 124)
Agar Anak Menjadi Penghafal Al-Qur'an dan Pendakwah
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ أَبْنَاءَنَا وَبَنَاتِنَا مِنْ حَفَظَةِ الْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُمْ مُبَلِّغِيْنَ عَنْ رَسُوْلِكَ
"Ya Allah jadikan anak laki-laki kami dan anak perempuan kami menjadi penghafal al-Qur'an dan penyampai risalah kenabian."
Doa Qunut Witir Syaikh Idris Abkar di Masjid Syaikh Zayed Abu Dhabi (Doa Yang Harus Ku Panjatkan Setiap Hari Hal. 156)
ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لاَ يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ
"Berdo'alah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan do'a dari hati yang lalai."
(HR. Tirmidzi no. 3479. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)
Sumber Rumaysho